Generasi yang Suka Memuji dan Menyembah Tuhan

August 14, 2011 - Author: chrisye - 1 Comment

Sermon by: Ps. Daniel Arif

Ibadah Raya, 7 Agustus 2011

 

Mazmur 102

Janganlah kita terintimidasi oleh keadaan dunia ini, janganlah ikut arus dunia tetapi hendaknya hidup kita  harus tetap kuat seperti yang Tuhan inginkan.

Apa yang sebenarnya Tuhan ingin kita miliki? Dia, Tuhan, yang menginginkan kita memiliki kehidupan atau gaya hidup yang suka memuji dan menyembah Tuhan. Menjadi The true worshippers itu yang Dia kehendaki kita miliki.

Kehidupan kita yang suka memuji dan menyembah diikuti dengan sikap hati yang tulus, melebihi dari liturgy gereja sehingga menjadikan pujian dan penyembahan menjadi sebuah gaya hidup dalam hidup kita di akhir jaman ini.

Menjadi generasi yang suka memuji dan menyembah Tuhan itu yang Dia mau kita menjadi. Dia tak mau kita menjadi seperti yang dunia tawarkan karena keinginan dunia dan keinginan Tuhan bertolak belakang. Generasi umat Allah sudah di design dari awal sebagai generasi yang suka memuji dan menyembahNya! Apakah kita sudah sesuai dengan yang Tuhan inginkan?

Ikan harus berada dalam atmosphere air supaya bisa hidup, manusia pada dasarnya hidup dalam atmosphere yang memiliki udara segar supaya bisa hidup. Demikian pula dengan Tuhan kita, ada atmosphere yang ideal bagiNya supaya Dia bergerak bebas dalam hidup kita yaitu dalam atmosphere pujian dan penyembahan.

Tuhan suka akan pujian dan penyembahan yang dikeluarkan dari hati yang tulus, hati yang mengasihi Dia. Tuhan leluasa atau bebas bergerak dalam atmosphere pujian dan penyembahan ini karena Dia disenangkan.

Lalu bagaimana dengan iblis? Ternyata iblis juga mempunyai atmosphere yang sangat dia sukai? Iblis dikenal juga sebagai beelzebul atau prince of fly atau raja lalat. Lalat suka berada pada tempat-tempat yang kotor,luka dan berbau busuk. Maksud dari pengertian ini adalah jangalah kita bangga atau suka akan luka hati kita dalam bentuk apapun karena ini menjadikan tempat ideal bagi atmosphere si iblis.

Lakukanlah yang Tuhan mau bukan yang daging kita mau. Tuhan tahu yang terbaik buat kita dan Dia sudah nyatakan betapa Dia mengasihi kita, SalibNya membuktikan itu.

Jangan biarkan luka hati atau kekotoran apapun menghalangi atau mengganggu pelayanan/kehidupan kita sebagai generasi yang Tuhan inginkan kita menjadi. Kita harus naik level dan itu berarti ada ujian-ujian.

Ciptakanlah atmosphere yang Tuhan mau dan bukan yang iblis/daging kita mau. Generasi yang memuji dan menyembah Tuhan adalah generasi yang pasti suka akan atmosphere Tuhan.

Jadilah generasi yang Tuhan rindukan, yang Dia design kita menjadi dari sejak awalnya, menjadi generasi yang suka memuji dan menyembah (true worshippers). Mazmur 22:3, dikatakan bahwa Allah, Tuhan kita bersemayam di atas puji-pujian umatNya.

Kata bersemayam dalam bahasa ibraninya adalah יֹ֝ושֵׁ֗ב (yo.v.shev). Kata yo.v.shev ini dapat diartikan menjadi tiga makna yaitu:

·     To Enthrone

To enthrone artinya Tuhan hadir dengan seluruh ke-otoritasanNya. Jadi dengan kita memuji dan menyembahNya dengan segenap hati, sesuai yang Tuhan design kita pada mulanya maka, Dia akan hadir dalam seluruh kebesaranNya!

 

·         To settle down

To settle down artinya untuk tinggal diam, tidak hanya visitation/melawat saja. Tuhan akan tinggal dan bergaul dengan intim dengan kita. Tuhan akan membawa seluruh keberadaanNya dan tinggal bersama-sama dengan kita.

 

·         To marry

To marry artinya untuk menikah dengan kita, untuk menjadi satu dengan kita. Apa yang Dia miliki menjadi milik kita. Allah manunggal dengan kita.

Betapa luar biasanya pujian dan penyembahan yang dinaikan dengan sikap hati yang benar, sesuai yang Tuhan mau kita miliki dan lakukan.Pastikan kita jadi generasi yang memuji dan menyembah yang Dia inginkan kita menjadi.

Jadilah pewaris dengan cara yang Dia sukai!

Memuji dan menyembah pada dasarnya adalah menguntungkan (istilah yang biasa kita dengar) atau menjadi berkat yang melimpah bagi kita. Mengapa? Karena pada saat kita memuji dan menyembahNya, kita membawa dan mengalami pembebasan. Jika hati kita melekat kepada Tuhan maka pujian dan penyembahan tidaklah menjadi hal yang merepotkan kita tetapi justru menjadi hal kesukaan bagi kita.

Pada dasarnya boleh dikatakan bahwa dipuji atau tidak Tuhan adalah tetap Tuhan Allah yang Maha Kuasa, pencipta segala yang ada, dulu sekarang dan selamanya. Kita di design untuk menjadi true worshippers, menjadi penyembah-penyembah dalam roh dan kebenaran. Dalam memuji dan menyembah sebenarnya lebih memberikan keuntungan/benefit bagi kita karena kita akan mengalami terobosan demi terobosan bersama Tuhan.

Ingatlah tanpa kitapun, Tuhan dapat dipuji dan disembah oleh alam semesta. Raja Daud menubuatkan bahwa generasi yang akan datang adalah generasi yang suka memuji dan menyembah yang dapat melewati segalan tantangan. Karena Tuhan bersemayam diatas pujian umatNya! Halleluyah!!

Belajarlah dari Daud, dia memuji dan menyembah Tuhan dalam segala keadaan. Situasi dan kondisi yang menekannya tak mempengaruhinya untuk memuji dan menyembah Tuhan,justru Daud lebih banyak memuji dan menyembah Tuhan dalam situasi dan kondisi yang menekan tersebut. Daud justru membalikkan keadaan dengan pujian dan penyembahannya kepada Tuhan. Daud ingatkan atau perintahkan jiwanya untuk tetap memuji dan menyembah Tuhan, yang sanggup merubah keadaan.

Jangan terpengaruhi cara dunia, tetapi jadilah saksi Kristus di dunia ini. Paksakan diri kita untuk ikuti cara Tuhan. Mari disiplinkan diri kita untuk lebih baik dari hari-hari yang lalu. Belajarlah terus seperti yang Tuhan mau kita menjadi.

Kita ditempatkan didunia ini karena ada tugas yang Tuhan mau kita lakukan. Kuatkan diri kita untuk tetap setia dan menjadi yang Tuhan mau. Ada bagian kita dan ada bagian Tuhan.

Kita menyembah Allah yang hidup, yang tak terbatas dan penuh kasih. Allah kita bukanlah buatan manusia, yang terbatas adanya (Mazmur 135:16).

Power of praise and worship/ kekuatan pujian dan penyembahan pada dasarnya adalah bertujuan untuk membentuk masa depan kita menjadi ia dan amin. Mengingatkan diri kita/jiwa kita bahwa ada jalan keluar bersama Tuhan Allah yang hidup, yang tak terbatas yan, penuh kasih dan keadilan.

Jadikanlah pujian dan penyembahan gaya hidup kita, karena kita adalah generasi yang Raja Daud sudah nubuatkan dan yang Tuhan sudah design dari awalanya yaitu menjadi generasi yang suka memuji dan menyembah Tuhan (be true worshippers).

Tuhan Yesus Memberkati

 

 

 

5 artikel terakhir oleh chrisye

Categories: Sermon Note

  • http://www.bersediabelajar.blogspot.com bersediabelajar

    blogwalking was here ur site, sedang cari bahan2 tulisan utk artikel, thx untuk bhn renungannya, maju trus dlm pelayanan, Jbu