Berhasil karena Iman

December 31, 2011 - Author: chrisye - No Comments

clip_image002Berhasil karena Iman

Siapa bilang uang adalah segalanya untuk meraih keberhasilan?

Penulis adalah :

DR. Maqdalene kawotjo

Penulis menjelaskan dalam buku ini bahwa Iman adalah titik awal dari perjuangan yang membuahkan keberhasilan dan perjalanan penuh mukjizat, sampai akhirnya seorang wanita sederhana yang dilahirkan dari keluarga yang kurang mampu memperoleh gelah-gelar pendidikan di negara-negara asing tanpa bermodalkan uang. Kisah dari buku ini dimulai dari pemberontakan jiwa seorang remaja yang hidup dikungkung oleh tembok-tembok keras yang menghalanginya. Dilanjutkan dengan pelarian, disambut dengan berbagai gelombang kepahitan, kekecewaan dan airmata lewat pengalaman-pengalaman yang menyakitkan. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Tuhannya, yang kemudian memanggilnya untuk memenuhi panggilan tertinggi menjadi duta suatu Kerajaan.

Tidak pernah diduga bahwa kejadian-kejadian yang di luar akal manusia mengiringi perjalanan imannya; mukjizat-mukjizat luar biasa terjadi sebagai respon dari ketaatan dan tindakan iman. Sampai akhirnya ia menyadari bahwa di dunia ini siapapun dapat “berjalan diatas air” jika ia memiliki iman. Siapa pun dapat berhasil tanpa bersandar kepada uang, kekayaan atau kekuatannya sendiri tetapi semua orang dapat berhasil karena ima dalam batas otoritas kedaulatan Allah.

Salah satu contoh yang di ceritakan oleh penulis adalah dimana Tuhan memberikan mukjizat pelipat gandaan pada tabung gas kecil yang berukuran kurang lebih setengah meter yang dia miliki untuk memasak saat dia belajar di Korea selatan. Isi tabung gas ini diperkirakan habis dalam waktu 1-2 bulan, tetapi karena ketatnya dana yang dia miliki bahkan boleh dikatakan tak mencukupi dia bawa hal ini dalam doa-doanya dan terbukti Tuhan mencukupi hal-hal yang dia butuhkan melebihi yang dia inginkan. Akhirnya isi tabung gas ini dapat digunakan selama 9 bulan sampai dia meninggalkan tempat itu. Ketekunan dalam hal-hal yang Tuhan ingin haruslah dia lakukan, ketaatan akan apa yang Tuhan sudah tetapkan haruslah dia ingat serta lakukan dan iman yang dia miliki itupun haruslah trus bertambah seperti yang Tuhan kehendaki.

Magdalene menceritakan banyak hal dalam buku ini, dimana dia belajar dan diajar oleh Tuhan untuk berjalan dari iman kepada iman. Iya, Iman yang diberikan kepadanya oleh Tuhan, dan iman itu harus bertumbuh seperti yang alkitab katakan. Iman bertumbuh lewat pendengar firman Tuhan, dan juga seperti yang dituliskan pada 2 Timotius 3:10-17, dimana judul perikopnya "Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci". Ya, Iman tanpa perbuatan adalah mati atau tepatnya tertulis juga di dalam firman Tuhan di Yakobus 2:20 adalah sebagai berikut: “Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?”Janganlah kita menjadi orang-orang bebal, yang hanya mau menerima apa yang baik menurut pandangan kita saja.

Magdalene atau si penulis memperoleh gelar Master of Divinity dari Asia Center for Theological Studies and Mission (ACTS) di Yang Pyong, Korea Selatan; memperoleh gelar Doctor of Ministry dari Ashland Theological Seminari (ATS) di Ashland, Ohio, USA. Melayani di Timur Sungai Bengawan Solo selama 3 tahun; melayani Indonesian Christian Fellowship (ICF) dan Keluarga Katholik Indonesia (KKI) di Cleveland Ohio, USA selama 3,5 tahun. Penginjil dan Penulis buku, diataranya : Menikmati Kemustahilan, Maria Magdalena, Teladan Iman dan Doa.

Silahkan membaca buku yang memberkati ini.

Tuhan Yesus Memberkati.

 

5 artikel terakhir oleh chrisye

Categories: Book